REDD Project in Indonesia

Posted on 4 Maret 2009. Filed under: hutan, internasional, kebijakan |

  1. Ulu Masen project in Aceh; 750,000 ha, facilitated by Flora Fauna International (FFI)
  2. Kampar project in Riau; 400,000 ha, Leaf Carbon Ltd. and APRIL/RAPP
  3. Kuala Kampar project in Riau; 700,000 ha, WWF
  4. Tesso Nilo in Riau, 50,000 ha, WWF
  5. Harapan Rainforest in Muara Jambi-Jambi Province; 101,000 ha; Burung Indonesia, RSPB, Birdlife
  6. Berbak in Jambi; 250,000 ha; ERM, ZSL, Berbak National Park
  7. Kapuas Hulu and Ketapang in West Kalimantan; 157,000 ha; FFI, PT. Mcquirie Capital
  8. Central Kalimantan; 50,000 ha, Infinite Earth
  9. KFCP in Cetral Kalimantan; 340,000 ha; Govt of Australia
  10. Katingan in Central Kalimantan; ………..ha; Starling Resources
  11. Mawas PCAP in Central Kalimantan; 364,000 ha; BOS, Govt of Netherland, Shell Canada
  12. Sebangau National Park in Cetral Kalimantan; 50,000 ha; WWF, BOS, Wetlands Intl, Care Intl
  13. Malinau in East Kalimantan; Global Eco Rescue, INHUTANI II, District Govt of Malinau
  14. Berau in East Kalimantan; 971,245 ha; TNC, ICRAF, Sekala, Mulawarman Universitiy, WInrock Intl, Univ of Queensland
  15. Heart of Borneo Kalimantan; 22 million ha; WWF
  16. Poigar in North Sulawesi; 34,989 ha; Green Synergies
  17. Mamuju in West Sulawesi; 30,000 ha; Keep the Habitat, Inhutani I
  18. Mimika and Memberamo in Papua; 265,000 ha; New Forest Asset Mgt, PT. Emerald Planet
  19. Jayapura in Papua; 217,634 ha; WWF
  20. Merauke-Mappi-Asmat in Papua; ……ha; WWF

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

7 Tanggapan to “REDD Project in Indonesia”

RSS Feed for catatan kecil tesis lingkungan hidup Comments RSS Feed

Proyek apalagi nih…? Saya cuma mau tahu sampai dimana sih, juga hasilnya…??? Banyak proyek hasil kerjasama Pemerintah Indonesia kerjasama dengan NGO International. Hasilnya? Setelah proyek selesai tidak ada lagi pengawasan, tidak ada kelanjutan, cuma buang-buang uang.

Perundingan UNFCCC mengenai REDD belum rampung, Proyek sudah dilakukan. Ini mencuri start. Hak-hak petani pasti terabaikan. Tolak inisiatif REDD ini. Karena hanya kan menguntungkan NGO International dan perusahaan-perusahan besar. Untuk perubahan iklim solusinya adalah pertanian berkelanjutan dan kedaulatan pangan yang berbasis Reforma Agraria.

Salam kenal,,,
Saya Annas. Saat ini sedang mempelajari REDD di Indonesia. dari Program2 redd yang anda tulis diatas? Saya ingin tau detail dari program tersebut. terkait; perencanaannya, implementasi, dll. bisakah saya minta penjelasannya.

Terimakasih sebelumnya.

Annas

maaf… saya tidak menyediakan data detail dari proyek diatas…

Kalo boleh tau data ini dari mana mendapatkannya ya?

mengumpulkan dari beragam sumber, mulai dari koran, seminar, diskusi, hingga dokumen formal lembaga pelaksana project

Thanks info nya bang


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: